Masih masuk dalam Tatar Pasundan, Tangerang berlokasi tidak terlalu jauh dari sebelah barat DKI Jakarta. Meski tidak terlalu banyak orang yang mengetahui, kota Tangerang memiliki banyak objek wisata yang menarik dan tentunya wisata kuliner yang menggugah selera.

Makanan yang ada di kota Tangerang sangatlah khas dan beraneka ragam, dengan rasa yang sangat enak. Bahkan banyak kuliner Tangerang yang tidak bisa ditemui di kota lain, lho. Mungkin kamu bisa memasukkan semua jenis kuliner ini ke dalam daftar kunjung saat kamu pergi ke Tangerang.

BACA JUGA : 7 Kuliner Solo Yang Wajib Masuk Daftar Kulinermu. Bikin Rela Antre!

Berikut Beberapa Kuliner Tangerang Yang Bikin Kamu Susah Lupa

1. Laksa Benteng

Hidangan laksa mungkin terdengar akrab di telinga sebagai hidangan khas Singapura. Tetapi laksa juga merupakan hidangan khas kota Tangerang, lho.

Olahan berbahan mie yang terbuat dari beras ini disajikan bersama dengan tambahan tahu, kacang hijau, telur atau daging ayam kampung bakar yang disuwir. Yang membuatnya lebih nikmat adalah siraman kuah kental berwarna merah kekuningan yang terbuat dari kentang, santan, dan kaldu ayam.

Laksa Benteng akan sangat menggugah selera saat ditaburi dengan potongan daun kucai dan tambahan kelapa parut di dalam kuahnya. Kuliner yang sangat memanjakan lidah dengan kandungan rempahnya ini bisa kamu nikmati dengan harga sekitar Rp 25.000 saja lho!

2. Nasi Sumsum

Hidangan ini sudah semakin langka, bahkan di Kota Tangerang sendiri. Nasi Sumsum Tangerang adalah nasi yang diberi tambahan sumsum sapi atau kerbau.

Nasinya sendiri dibuat dengan cara dicampurkan dengan rempah dan diaduk dengan rata. Setelah proses pengadukan, selanjutnya ditambahkan dengan sumsum yang kemudian dibungkus dengan daun pisang.

Agar menambah kenikmatan, nasi sumsum yang sudah terbungkus daun pisang dibakar hingga mengeluarkan aroma khas. Asyiknya, kamu hanya cukup mengeluarkan uang sekitar Rp 10.000. Murah banget, kan!

3. Sate Bandeng

Jika di Semarang terdapat bandeng presto yang khas, Tangerang juga memiliki makanan khas olahan bandeng yang tak kalah lezatnya. Sate bandeng sangat populer di Tangerang. 

Jangan membayangkan sate bandeng ini adalah ikan bandeng yang ditusuk dengan bambu dan masih berduri tajam. Sebaliknya, yang menjadi ciri khas dari sate bandeng adalah duri ikan bandeng yang telah dicabut, daging ikan yang dikeluarkan, dan kemudian diberi bumbu santan kelapa muda dan bumbu rahasia lain yang khas.

Setelah dibumbui dan bebas dari duri, daging ikan dimasukkan kembali ke dalam kulit ikan dan kemudian dibakar.

Kamu dapat mencicipi daging ikan bandeng yang lembut dan kaya akan bumbu ini dengan harga yang cukup terjangkau, yakni Rp 20.000 – Rp 50.000.

4. Gecom

Kuliner yang mirip dengan tauge goreng khas Bogor ini juga wajib kamu cicipi saat berkunjung ke Tangerang. Makanan dengan nama yang unik ini berbahan dasar tauge dan oncom yang disiram dengan saus kacang dan kecap manis.

Yang membuat hidangan gecom ini khas adalah karena penggunaan kecap manis khas Tangerang, Kecap SH, yang memiliki rasa yang unik dan berbeda dengan kecap manis lainnya. Hidangan khas Tanah Pasundan yang satu ini cukup ditebus dengan harga sekitar Rp 15.000!

5. Emping Menes

Kerupuk emping memang memiliki rasa pahit yang jarang disukai sebagian orang. Namun jika kamu berlibur ke Tangerang, rasanya kurang pas jika tidak membawa emping menes sebagai oleh-oleh. Emping menes ini menjadi sangat khas karena memiliki rasa dan aroma yang membuat banyak orang ketagihan. Emping ini bisa dibeli dalam bentuk matang dan mentah dengan harga yang sangat terjangkau, yakni Rp 4.000 – Rp 5.500/100 gram.

6. Bubur Ayam Ko Iyo

Berdiri sejak tahun 1966, Bubur Ayam Ko Iyo sangatlah berbeda dengan bubur ayam lainnya. Bubur Ayam Ko Iyo menggunakan topping ayam cincang, tongcai, cakwe, ati ampela ayam, dan daun selada. Uniknya, sebelum bubur ini disajikan ke mangkuk dan diberi topping, buburnya dipanaskan kembali dengan panci kecil.

Untuk menikmati kehangatan bubur ini, kamu bisa menghabiskan Rp 20.000 – Rp 50.000 untuk seporsi bubur ayam. Harga tersebut akan bergantung kepada topping yang kamu tambahkan, ya.

7. Kue Jorong

Jajanan tradisional yang satu ini jangan sampai terlewatkan jika kamu berada di Tangerang. Dimasak dengan proses tradisional, kue ini memiliki tekstur yang kenyal dengan cita rasa manis yang khas, karena kue ini berbahan dasar berupa tepung beras, tepung kanji, dan gula merah. Kue ini bisa dicicipi dengan harga yang beragam, mulai dari Rp 5.000 – Rp 20.000.

8. Dodol Cilenggang

Bukan hanya Garut yang terkenal dengan dodolnya, Tangerang juga memiliki dodol khas yang berasal dari daerah Cilenggang. Rasa kenyal, legit dan manis yang khas dari dodol Cilenggang ini membuatnya tak pernah ketinggalan diburu para wisatawan untuk dijadikan oleh oleh.

Makanan ringan khas tangerang ini juga dibuat dari beras ketan layaknya dodol pada umumnya. Kamu dapat membelinya di toko oleh oleh dengan harga berkisar Rp 25.000 sampai Rp 50.000 per kilogramnya.

9. Sayur Besan

Dari namanya saja mungkin sudah membuat orang penasaran. Seperti yang kita ketahui besan adalah orang tua dari menantu. Hidangan ini bisa dibilang merupakan salah satu keunikan dari makanan khas Tangerang dan cara pembuatannya pun cukup sederhana.

Bumbu yang terdiri dari bawang, cabai, salam, kunyit, jahe dan daun jeruk ditumis, kemudian ditambahkan santan dan sayuran seperti buncis, petai, dan terubuk. Setelah matang kemudian ditambahkan soun.

Sayur besan ini biasanya dihidangkan kepada orang tua mempelai laki laki yang datang ke rumah orang tua mempelai wanita. Namun begitu, sayur besan yang kini mulai langka ini masih bisa ditemui di beberapa restoran atau rumah makan dengan harga mulai dari Rp 15.000.

10 .Sate Bebek

Pecinta hidangan sate wajib mencicipi sate bebek ini. Sate ayam, sate kambing, dan sate sapi mungkin sudah biasa, tetapi bagaimana dengan sate bebek? Mungkin kamu sulit untuk menemukannya jika bukan di Tangerang. 

Jika belum pernah mencobanya kamu mungkin akan ragu karena daging bebek biasanya sedikit alot. Namun di Tangerang sate bebek dibuat dengan cara khusus sehingga daging bebek terasa empuk.

Meski sate bebek ini melewati proses yang sedemikian rupa hingga memiliki rasa dan tekstur yang sangat menggugah selera, kamu bisa mencicipinya dengan harga tidak sampai Rp 50.000, lho.

Gimana? Menarik banget kan kuliner – kuliner yang ada di Tangerang di atas. Jika kamu berkunjung atau mampir di Tangerang kamu bisa dengan mudah menemukannya, lho. Tapi sayang, kamu akan susah lupa jika sudah sekali mencicipinya!

Leave a comment