Menjalankan stok opname sangat penting dilakukan untuk semua bisnis, tak terkecuali bisnis restoran. Hanya saja, ada beberapa poin penting yang harus diperhatikan ketika menjalankan stok opname.

Berikut ini beberapa poin penting yang harus diperhatikan agar pekerjaan stok opname bisa berjalan dengan lancar sehingga tidak akan mengganggu jalannya bisnis restoran yang sedang dijalankan.

Beberapa Langkah Untuk Melakukan Stok Opname untuk Bisnis Restoran

  1. Menentukan Waktu yang Tepat

Adalah sebuah kesalahan apabila pekerjaan stok opname dilakukan saat jam operasional restoran. Untuk menjalankan pekerjaan yang satu ini, waktu yang paling tepat adalah ketika restoran tidak sedang beroperasi.

BACA JUGA : Ini Alasan Harus Terapkan Aplikasi Cloud di Era Industri Saat Ini

Waktu yang bisa diambil adalah sebelum restoran buka atau sesudah restoran tutup. Kalaupun kedua waktu tersebut tidak memungkinkan, maka stok opname bisa dilakukan ketika hari libur restoran.

  1. Lakukan Stok Opname Secara Rutin

Melakukan stok opname secara rutin akan memudahkan pihak perusahaan memantau selisih harga yang kemudian bisa menghindarkan bisnis restoran dari kerugian yang tidak diinginkan.

Adapun untuk jadwal rutin stok opname bisnis restoran tidak bisa disamaratakan, karena tiap restoran memiliki kebijakan berbeda-beda satu sama lainnya, di mana ada yang melakukannya setahun sekali atau empat bulan sekali.

  1. Kelompokkan Barang Sesuai Kategori

Ketika melakukan stok opname, mengelompokkan barang harus sesuai dengan kategorinya. Hal ini dilakukan agar monitoring bisa dilakukan dengan mudah sehingga yang namanya kesalahan bisa diminimalisir.

Selain mengelompokkan barang sesuai dengan kategorinya, kamu juga bisa mengelompokkan barang berdasarkan barang terlaris. Tujuannya adalah untuk mempermudah pengambilan barang sehingga tidak merusak barang lain.

  1. Teliti

Pekerjaan stok opname bukanlah pekerjaan estimasi. Oleh karena itu, ketelitian sangat diperlukan sekali. Apabila ada barang yang terletak di dalam kardus, jangan segan-segan untuk mengeceknya satu per satu.

Dengan melakukan pengecekan satu per satu, data yang dimiliki lebih bisa dipertanggungjawabkan. Selain itu, stok bahan baku yang dibutuhkan oleh restoran juga lebih jelas.

  1. Gunakan sistem ERP yang terintegrasi

Meski sudah melakukan pengecekan dengan teliti, terkadang data stok yang dimasukkan salah atau luput dimasukkan. Hal yang demikian itu wajar sekali, karena yang digunakan merupakan sistem manual.

Lain halnya, apabila yang digunakan itu sistem digital seperti teknologi ERP untuk membantu proses stok opname. Tentu risiko kesalahan akan bisa diminimalisir, bahkan mungkin tidak terjadi. Selain itu, kegiatan stok opname pun akan bisa dijalankan lebih mudah.

Bagi kamu pebisnis restoran, kamu perlu tahu bahwa teknologi ERP kini juga tidak hanya berdiri secara mandiri, melainkan terintegrasi secara langsung dengan berbagai platform yang terkait. Misalnya saja seperti salah satu aplikasi pesan-antar satu ini, yaitu QoQi. QoQi dapat terintegrasi langsung dengan sistem ERP. Jadi dengan menjadi merchant QoQi, dengan kata lain kamu tidak hanya mendapatkan benefit dari sisi pemasaran, melainkan juga sistem ERP di dalamnya.

Dengan demikian kegiatan memonitor stok yang sebelumnya sulit untuk dilakukan jadi lebih mudah untuk dijalankan, dan ketersediaan barang pun bisa terkendali tanpa mengganggu kinerja operasional restoran kamu. Kamu sebagai pemilik bisnis hanya perlu mendaftarkan usahamu sebagai salah satu merchant QoQi dan secara langsung bisa menikmati benefit yang ditawarkan.

Leave a comment