Membahas Pulau Dewata pasti tidak akan ada habisnya. Layaknya serpihan surga yang ada di Bumi, Bali dihiasi dengan deretan pantai yang indah, sejuknya persawahan Ubud, spot olahraga air yang mengasyikkan, deretan beach club, bar hingga restoran serta kafe yang Instagramable. Seluruh tempat di Bali mungkin wajib untuk dikunjungi saat berlibur ke sana. Namun satu hal lain yang tidak bisa dilewatkan adalah kuliner Bali legendaris yang terkenal enak dan murah.

Deretan kuliner berikut mungkin dapat mematahkan anggapan bahwa ‘liburan ke Bali harus keluar banyak uang’. Berbagai makanan khas Bali yang lezat bisa kamu coba dengan harga yang terjangkau. Tempat – tempat yang menyajikan kuliner berikut ini mungkin bukan tempat yang layak masuk ke feed Instagram kamu. Tetapi yang pasti, lidah dan perut kamu akan ‘bahagia’ setelah menyantapnya!

1. Lawar

BACA JUGA : Peluang Usaha Makanan Yang Akan Booming Di 2022

Lawar merupakan makanan yang berupa campuran sayur-sayuran yang direbus matang dan diberi bumbu khas. Lawar mungkin terlihat layaknya sayur urap jika di Pulau Jawa, tetapi lawar biasanya dicampur dengan daging yang sudah dimasak dengan bumbu khas lainnya. 

Lawar yang asli sebenarnya menggunakan daging babi atau darah babi dan disajikan bersama nasi campur. Meski begitu kini sudah banyak pedagang yang menjajakan lawar yang menggunakan daging ayam atau daging bebek, sehingga aman dikonsumsi oleh umat muslim. Lawar memiliki berbagai varian, harganya pun bisa ditemui mulai dari Rp 5.000 untuk varian sayur saja, hingga Rp 30.000 untuk varian sayuran dengan daging babi, sapi, kambing, bebek ataupun ayam.

2. Mujair Nyat-Nyat

Tidak lengkap rasanya jika kita ke Bali dan tidak mencicipi menu ikan, bukan? Kuliner yang banyak ditemui di Kintamani, Bangli ini adalah olahan ikan mujair yang digoreng setengah matang, kemudian diberi bumbu dan rempah yang ditumis serta diberi kuah.

Mujair nyat-nyat biasanya dihidangkan bersama tambahan plecing kangkung yang diberi sambal matah khas Bali, yakni cabai pilihan, sereh, dan minyak kelapa asli Bali. Untuk menikmati kuliner khas ini kamu cukup mengeluarkan uang sekitar Rp 25.000 hingga Rp 50.000, disesuaikan dengan ukuran ikan yang kamu inginkan.

3. Nasi Tempong Indra

Nasi tempong mungkin bukan kuliner khas Bali, tetapi kuliner asal Banyuwangi, Jawa Timur ini sangat populer di Pulau Dewata. Salah satu tempat mencicipinya adalah Nasi Tempong Indra yang berada di kawasan Kuta yang tak pernah sepi pengunjung.

Nasi Tempong Indra yang terletak di Jl. Dewi Sri, Kuta ini menjadi kuliner yang wajib dicicipi oleh para pecinta pedas. Ciri khas dari kuliner ini adalah penyajiannya yang komplit. Terdiri dari nasi, lauk, sayuran, dan sambal dadak, nasi tempong dijamin akan membuat kamu kenyang dan puas karena porsinya yang jumbo.

Di kedai Indra ini nasi tempong terdiri dari nasi, lauk pilihan (ayam/bebek/ikan gurame/belut/cumi/empal/ikan lele), ikan asin, tempe dan tahu goreng serta sayuran rebus mulai dari bayam,kangkung, labu, timun, dan tentu semangkuk sambal dadak nya yang menjadi primadona. Nasi Tempong Indra sendiri memiliki range harga mulai dari Rp 18.000 untuk nasi tempong biasa hingga Rp 120.000 untuk nasi tempong dengan lauk pilihan. Namun begitu kamu juga bisa menikmati menu paket lengkap di kedai ini dengan harga Rp 45.000 saja. Wajib coba, deh!

4. Tipat Blayag

Tipat blayag merupakan makanan khas Buleleng, Bali yang berupa ketupat yang dibuat menggunakan daun enau atau daun aren. Kuliner ini disajikan dengan taoge, kacang tanah goreng, urap, suwiran ayam, telur rebus, peyek, hingga sate lilit. Seluruh komponen tersebut kemudian disiram dengan kuah kari ayam kuning yang dibumbui dengan bumbu basang gede khas Bali. Menariknya, cukup mengeluarkan uang mulai dari Rp 10.000 saja loh untuk mencicipi menu sarapan khas Bali ini.

5. Bubur Mengguh

Bubur legendaris ini menjadi salah satu menu favorit di Buleleng yang berada di Bali Utara. Bubur mengguh sendiri terbuat dari beras dan santan, kemudian disajikan dengan ayam suwir dan urap. Tak ketinggalan, siraman kuah ayam yang kental dan nikmat akan membuat bubur mengguh sangat menggugah selera.

Bubur mengguh ini biasanya dijual dengan harga mulai dari Rp 10.000 dan menjadi makanan wajib serta sering disajikan pada saat upacara adat Bali. Jadi tentu kamu wajib mencicipi kuliner yang satu ini saat berkunjung ke Bali!

6. Nasi Tekor

Kuliner khas Bali yang satu ini terbilang cukup unik dan masih jarang diketahui oleh sebagian besar wisatawan luar Bali. Nasi tekor merupakan nasi yang disajikan menggunakan tekor, atau yang biasa dikenal dengan pincuk (wadah makanan tradisional yang terbuat dari daun pisang).

Menu yang seringkali dijual oleh para pasangan kakek nenek di Desa Budaya Kertalangu, Denpasar Timur ini terdiri dari nasi campur khas Bali dengan sajian lauk lawar biu batu, serapah ayam, sambal Bali, kacang goreng, ayam panggang dan kuah ares. Uniknya, jika kamu membeli kuliner ini di Desa Budaya Kertalangu, kamu dapat menikmati suasana makan di rumah tua yang dilengkapi pernak-pernik. Hiasan-hiasan tersebut pastinya akan sukses membawa suasana nostalgia ke masa kecil padamu.

Namun jika kamu tidak sempat mampir ke Desa Budaya Ketalangu, kamu masih bisa menjumpai nasi tekor di berbagai kedai di Bali dengan harga sekitar Rp 20.000 saja. Murah sekali kan!

7. Nasi Jinggo

Nasi jinggo merupakan sajian khas Bali yang mungkin akan terlihat mirip dengan nasi kucing khas DI Yogyakarta. Yang membedakannya adalah isi dan bentuk bungkusannya. Nasi jinggo berisi sekepal nasi, ayam sisit, potongan tempe, mie goreng, serundeng, dan sambal. Sesuai namanya, Jinggo yang diambil dari Bahasa Cina “Jeng Go” ini dijual dengan harga yang sangat murah yakni mulai dari Rp 1.500 hingga Rp 3.000 saja. Dengan harga tersebut kamu sudah mendapatkan nasi, sambal, dan lauk dengan ukuran mini.

Deretan kuliner di atas wajib banget deh untuk kamu sambangi saat berkunjung ke Bali. Tidak hanya lezat, sebagian besar kuliner di atas bisa kamu nikmati dengan harga yang sangat murah, yakni Rp 1.500 hingga Rp 120.000. Kantong aman, perut kenyang!

Leave a comment