Bagi sebagian orang, mengkonsumsi beras hitam masih sangat asing. Pada dasarnya, beras hitam merupakan jenis beras dari spesies Oryza sativa L. Bagian hitamnya memiliki fungsi untuk mempertahankan sifat alami beras tersebut. Dari sisi kesehatan, efek samping beras hitam ini memiliki banyak manfaat, khususnya pada kesehatan lansia. Untuk mengetahui apa saja manfaat beras hitam, simak ulasannya di bawah ini.

1.     Kaya dengan Antioksidan

Efek samping beras hitam yang pertama adalah memiliki kandungan antioksidan yang sangat banyak. Bahkan, kandungan tersebut adalah paling tinggi dibandingkan dengan jenis beras lainnya. Zat Antosianin pada beras hitam tentunya mampu memberikan sejumlah manfaat yang baik pada tubuh. Contohnya seperti mencegah penyakit jantung, asma, arthritis sampai kanker.

Bahkan untuk satu sendok makan nasi hitam dapat mengandung antioksidan yang jauh lebih tinggi dari blueberry. Padahal blueberry ada di peringkat pertama sebagai buah dengan antioksidan tinggi. Oleh sebab itu, beras hitam sangat baik bagi kesehatan lansia.

BACA JUGA : Bikin Kaget! Ternyata Ini Dia Harga Kacang Termahal Di Dunia

2.     Sangat Baik untuk Detoks Hati

Dari beberapa penelitian, beras hitam bisa menjaga kesehatan hati. secara khusus, zat antioksidan yang tinggi pada beras merah dapat mencegah perlemakan pada organ hati.

Beras hitam juga mampu membantu hati dalam menghilangkan zat beracun di tubuh. Sebab, kandungan fitonutrien secara signifikan dapat mengurangi stres oksidatif pada tubuh kita. Ditambah lagi, zat tersebut juga membantu memperbaiki dan juga meningkatkan fungsi jaringan yang kendur akibat usia lanjut.

3.     Dapat Melancarkan Pencernaan

Beras hitam juga memiliki kandungan serat yang tinggi sehingga membuat sistem pencernaan lebih lancar. Apalagi jika sudah memasuki lansia terkadang agak sulit dalam BAB dan itu bisa berpengaruh buruk pada tubuh.

Dalam beberapa penelitian juga menemukan bahwa efek samping beras hitam terbukti melindungi kamu dari gangguan pencernaan. Salah satunya adalah mencegah dari gangguan pencernaan seperti IBS atau Irritable Bowel Syndrome.

4.     Dapat Mencegah dan Mengendalikan Gejala Diabetes

Bagi sebagian orang, diabetes selalu identik dengan penyakit lansia. Padahal kondisi tersebut bisa dicegah dengan mengkonsumsi beras hitam sejak awal. Beras hitam mampu mencegah dan sekaligus mengendalikan gejala diabetes.

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya bahwa beras hitam mengandung serat yang sangat tinggi. Hal tersebut membuat efek perlindungan pada sistem pencernaan sekaligus mempertahankan angka gula darah tetap konstan. Saat memakan nasi hitam, maka dapat mencegah risiko terkena diabetes tipe 2 dan juga dapat mengelola prediabetes.

5.     Kandungan Protein Tinggi

Dalam semangkuk nasi hitam terkandung karbohidrat yang lebih rendah dibandingkan beras merah. Meskipun begitu, kandungan serat dan protein beras hitam jauh lebih banyak. Untuk satu porsi beras hitam sebanyak 100 gram dapat menyediakan 17% dari asupan protein harian.

Dengan begitu, beras hitam bisa membantu produksi enzim di dalam tubuh dan penyebaran oksigen bisa lebih lancar ke seluruh tubuh dan fungsinya tetap optimal.

6.     Bebas Dari Gluten

Efek samping beras hitam terakhir adalah membebaskan tubuh kita dari gluten. Gluten sendiri adalah sejenis protein yang banyak ditemukan pada semua produk gandum atau barley.

Perlu kamu ketahui bahwa banyak orang yang menderita alergi terhadap gluten. Bahkan, alergi tersebut membuat orang yang terkena penyakit celiac merasa tersiksa. Contohnya seperti kembung dan sakit perut yang hebat. Oleh sebab itu, dengan mengkonsumsi beras hitam dapat mencegah terjadinya efek tersebut pada alergi gluten.

Demikian efek samping beras hitam untuk kesehatan para lansia. Namun sebaiknya apapun jenis beras yang kamu konsumsi, kamu harus tetap mengontrol asupan gizinya agar badan tetap sehat. 

 

Leave a comment