Dari sekian banyak bisnis yang ada, bisnis restoran merupakan salah satu bisnis yang terus berada di atas, karena makanan adalah kebutuhan pokok manusia.

Bisnis restoran menjadi salah satu jenis bisnis yang paling banyak diminati dan cukup mudah untuk dilakukan.

Umumnya, untuk membuka bisnis restoran, kita membutuhkan tempat beserta perabot seperti meja kursi untuk para pelanggan, dan makanan yang kita jual.

Namun, seiring perkembangan zaman, restoran konvensional semakin sedikit peminatnya dan beralih ke cloud kitchen, khususnya pada masa pandemic Covid-19 dimana semua orang dianjurkan untuk tetap berada di rumah.

Dewasa ini, istilah cloud kitchen, ghost kitchen, dapur satelit, dan dapur online sering didengar dalam dunia bisnis restoran.

Sebenarnya, apa itu cloud kitchen?

Cloud Kitchen?

Cloud Kitchenunsplash/Blake Wisz

Cloud kitchen adalah restoran dengan konsep delivery atau pesan antar dan tidak menyediakan fasilitas makan di tempat.

Dalam satu cloud kitchen bisa diisi beberapa merek restoran berbeda. Sudah menjadi tren sejak akhir tahun 2019 dan semakin populer saat pandemik Covid-19.

Untuk pembayaran, biasa dilakukan melalui dompet digital atau cash on delivery, yaitu pembayaran tunai saat kurir datang mengantar makanan.

Konsep awalnya diterapkan di India pada tahun 2003 oleh Rebel Foods bersama Sequoia yang memulai bisnis pertamanya, Faasos, yang menjual kuliner kebab.

Keuntungan Cloud Kitchen

Cloud Kitcheninfokomputer

Gedung umumnya menjadi salah satu pertimbangan pertama untuk membuka sebuah restoran konvensional.

Setelah gedung, dilanjut dengan interior gedung, seperti perabot meja kursi dan dekorasi ruangan.

Dengan konsep cloud kitchen, biaya operasional untuk hal-hal yang berhubungan dengan gedung hilang.

Biaya lain seperti listrik dan air juga berkurang drastis, dan tidak perlu ada biaya untuk gaji pramusaji pula.

Biaya yang ada bisa difokuskan pada makanan dan penyajiannya, serta hal-hal yang ada di dapur seperti peralatan masak dan lain sebagainya.

Konsep cloud kitchen membuat modal awal jauh lebih sedikit dari restoran konvensional. Dengan demikian, risiko kerugian juga lebih kecil.

Di luar mengenai biaya, di masa pandemic Covid-19 ini akan lebih baik untuk berjualan tanpa kontak dengan pelanggan, bukan?

Potensi Bisnis Cloud Kitchen

Cloud Kitchen kompas

Dewasa ini, jasa delivery sangat tinggi peminat.

Orang-orang cenderung lebih suka memesan dan menunggu makanan datang daripada harus pergi ke restoran, memesan, menunggu, dan makan di restoran tersebut.

BACA JUGA : Nostalgia dengan Jajanan Telur Kekinian Ini, Yuk!

Dengan demikian, konsep ini sangat cocok untuk masyarakat masa kini.

Tips Bisnis Cloud Kitchen

1. Lokasi

Meskipun tidak membutuhkan tempat yang nyaman untuk pelanggan, lokasi restoran tetap penting. Tentukan target pelanggan terlebih dahulu.

Misalnya target adalah mahasiswa, maka restoran dibuka di sekitar kampus atau di dekat kampus. Lokasi restoran harus dekat dengan target pelanggan.

Selain itu, lokasi restoran juga harus mudah ditemukan untuk memudahkan kurir mengambil makanan yang harus diantar.

Lokasi juga berpengaruh pada harga makanan.

Misalnya di daerah perkantoran, harga makanan akan lebih tinggi dibandingkan restoran di daerah kampus atau sekolah.

Selain itu, harga makanan ditentukan juga dari taraf hidup penduduk di sekitar lokasi restoran.

Orang akan secara otomatis mencari restoran terdekat meskipun makanan akan diantar oleh kurir.

2. Perlengkapan

Perlengkapan seperti peralatan masak beserta pencuci peralatan masak merupakan komponen-komponen penting yang harus disiapkan.

Kemudian, packaging makanan, harus dibuat semenarik mungkin untuk menarik pelanggan dan mendapat review yang bagus dari pelanggan.

Untuk kebersihan dapur, peralatan kebersihan seperti sapu dan pel juga perlu disiapkan.

3. Sistem order dan pengiriman produk

Sistem pemesanan dan pengiriman produk harus disiapkan dengan matang. Aplikasi harus mudah dipahami dan digunakan pelanggan dan kurir.

4. Staf yang Handal

Staf seperti manager, marketing, dan tentunya koki, yang memberi ‘cita rasa’ restoran harus dipastikan dapat membawa restoran terus maju dan berkembang.

5. Teknologi untuk Kasir

Untuk sistem pembayaran, sebaiknya menggunakan sistem pembayaran yang rapi.

Itulah pembahasan mengenai cloud kitchen. Cloud kitchen adalah konsep yang sangat diminati karena sangat cocok untuk mulai berbisnis.

Cloud kitchen tidak membutuhkan modal yang besar sehingga bahkan pelajar atau mahasiswa pun dapat memulai bisnis restoran dengan konsep ini.

Untuk itu, Anda dapat mengunjungi website kami dan mendaftar untuk memulai bisnis restoran Anda.

Kami bisa membantu Anda memulai, mengembangkan, dan memajukan bisnis Anda.

Leave a comment