Salah satu masalah besar bagi lingkungan adalah tingginya jumlah sampah setiap tahunnya. Terlebih sampah non organik yang butuh waktu hingga ratusan tahun agar bisa terurai. Aksi peduli lingkungan pun terus digencarkan dalam rangka menjaga bumi dan lingkungan untuk keberlangsungan anak cucu kita.

Salah satu kampanye yang digaungkan adalah mengurangi penggunaan plastik dan beralih ke kemasan ramah lingkungan. Namun sebenarnya apakah kemasan ramah lingkungan itu? Kemasan yang ramah lingkungan adalah kemasan yang terbuat dari bahan-bahan yang mudah didaur ulang, sehingga limbahnya tidak menimbulkan dampak buruk terhadap lingkungan.

Penggunaan kemasan ramah lingkungan ini juga gencar dilakukan oleh para pelaku bisnis kuliner untuk turut serta berkontribusi menjaga lingkungan. Salah satu inovasi penggunaan kemasan yang ramah lingkungan bagi pelaku usaha kuliner adalah pada penggunaan bungkus makanan, kantong makanan, ataupun penggunaan piring reusable di restoran.

Ada beberapa pilihan rekomendasi kemasan ramah lingkungan yang bisa dipilih untuk terobosan terbaru bisnis kuliner, inilah beberapa opsi tersebut!

BACA JUGA : 5 Tempat Brunch Jakarta yang Cocok Buat Nongkrong Cantik

1. Anyaman Bambu

kemasan anyaman bambusumber : Bisnis Muda

Rekomendasi pertama adalah kemasan yang terbuat dari bahan bambu ini bisa kamu gunakan untuk membungkus produk makanan. Terbuat dari bahan yang alami, kemasan makanan ini tidak akan memberikan dampak yang buruk bagi lingkungan.

Selain ramah lingkungan, menggunakan anyaman bambu sebagai kemasan makananmu akan membuatnya terlihat lebih elegan dan natural. Cocok untuk makanan yang berbahan dasar produk hewani maupun nabati seperti ayam bakar, sayur urap, pepes, ubi bakar, dan masih banyak lagi. Penggunaan kemasan anyaman bambu bisa memikat daya tarik calon pelangganmu juga lho!

2. Kemasan Berbahan Dasar Kertas

kemasan plastiksumber : Tambah Pinter

Kini, sudah banyak produsen makanan yang sadar akan kerusakan lingkungan dan mulai mengambil aksi untuk memperbaikinya. Salah satu cara yang dilakukan oleh perusahan tersebut adalah dengan mengurangi penggunaan kemasan plastik dan menggantinya dengan kertas. Penggunaan kertas mungkin sudah banyak dan sering ditemui untuk kemasan makanan atau bahkan minuman sekalipun.

Kertas termasuk ke dalam bahan yang mudah untuk terurai secara alami. Selain itu, kemasan yang terbuat dari kertas juga dapat dengan mudah didaur ulang dan diproses menjadi barang yang baru. Sehingga, penggunaan kemasan makanan dari kertas dapat mengurangi sampah plastik. Kemasan berbahan kertas kini sering ditemukan di berbagai bungkus franchise, gelas kopi di stasiun/bandara, atau kemasan kue yang ada di beberapa restoran atau toko kue.

3. Kemasan Bioplastik

kemasan bioplastiksumber : Bioplastic News

Selain pelaku industri kuliner yang sadar pentingnya menjaga lingkungan, para produsen kemasan juga melakukan hal yang sama dengan menciptakan bioplastik untuk menggantikan plastik.

Bioplastik adalah plastik yang dapat terurai dengan sendirinya baik melalui serangan mikroorganisme maupun cuaca. Oleh karena itu, penggunaan kemasan makanan yang terbuat dari bahan bioplastik ini mulai dilirik sebagai inovasi ramah lingkungan. Sudah banyak alat makan maupun kemasan makanan yang terbuat dari bahan bioplastik mulai dari sedotan, sendok, garpu hingga wadah makanan.

4. Paper Box

kemasan paper boxsumber : Freepik

Kemasan makanan ramah lingkungan yang satu ini sudah sering digunakan oleh para pelaku usaha kuliner. Bentuknya yang kotak dan memiliki tutup menjadi kemasan makanan yang cocok untuk salad, pasta, hingga nasi. Biasanya kemasan makanan ini digunakan untuk menghidangkan makanan berat.

Biasanya paper box terbuat dari bahan yang mudah terurai seperti kertas atau karton. Sehingga, menggunakan kemasan ini untuk membungkus makanan tidak akan membahayakan lingkungan. Berbeda dengan kemasan kertas biasanya, paper box yang dimaksud disini memiliki bentuk yang lebih kaku dan kuat.

5. Kemasan Berbahan Alumunium

kemasan aluminiumsumber : Freepik

Biasanya kemasan ramah lingkungan yang satu ini dapat menyimpan makanan dengan aman dan untuk waktu yang lama. Sehingga banyak orang yang menyukai kemasan makanan berbahan alumunium. Karena, selain lebih ramah lingkungan, kemasan ini juga mempunyai waktu simpan yang cukup lama. Biasanya orang-orang menggunakan kemasan berbahan alumunium untuk menyimpan daging, kacang-kacangan maupun sayur-sayuran.

6. Wadah Biofoam

kemasan biofoamsumber : Freepik

Pasti sebagian besar dari kalian telah mengenal styrofoam. Sayangnya kemasan ini tergolong produk tidak ramah lingkungan. Wadah biofoam dapat menjadi alternatif pengganti kemasan styrofoam yang cukup baik.

Biofoam terbuat dari pati dengan tambahan serat, sehingga membuat strukturnya lebih kuat. Walaupun wadah yang terbuat dari bahan styrofoam ini masih memiliki ketahanan yang rendah terhadap air.

7. Kemasan Kaca

Bahan yang satu ini juga ramah lingkungan, sehingga banyak orang yang menggunakannya untuk membungkus makanan. Kemasan berbahan kaca ini biasanya terlihat membungkus susu atau minuman lainnya.

Menggunakan kemasan ini untuk sebagai wadah makanan akan membuatnya bertahan untuk jangka waktu yang lama lho. Seringkali masyarakat juga menggunakannya secara berulang ketika sudah dicuci bersih. Bagaimana, sangat ramah lingkungan bukan?

7 rekomendasi kemasan ramah lingkungan di atas bisa kamu pilih menjadi kemasan produk dari bisnis kulinermu. Selain turut mendukung upaya dalam menjaga bumi dan lingkungan, kamu juga bisa menambah nilai jual dari produkmu. Memilih menggunakan kemasan yang ramah lingkungan adalah salah satu strategi bisnis untuk menarik minat dan animo masyarakat terutama penggiat lingkungan lho!. Bermanfaat dan menguntungkan bukan?

Bahan yang satu ini juga ramah lingkungan, sehingga banyak orang yang menggunakannya untuk membungkus makanan. Kemasan berbahan kaca ini biasanya terlihat membungkus susu atau minuman lainnya.

Menggunakan kemasan ini untuk sebagai wadah makanan akan membuatnya bertahan untuk jangka waktu yang lama lho. Seringkali masyarakat juga menggunakannya secara berulang ketika sudah dicuci bersih. Bagaimana, sangat ramah lingkungan bukan?

7 rekomendasi kemasan ramah lingkungan di atas bisa kamu pilih menjadi kemasan produk dari bisnis kulinermu. Selain turut mendukung upaya dalam menjaga bumi dan lingkungan, kamu juga bisa menambah nilai jual dari produkmu. Memilih menggunakan kemasan yang ramah lingkungan adalah salah satu strategi bisnis untuk menarik minat dan animo masyarakat terutama penggiat lingkungan lho!. Bermanfaat dan menguntungkan bukan?

Leave a comment