Menjalankan bisnis restoran memang tidaklah mudah. Banyak sekali hal yang harus diperhatikan. Bukan melulu tentang strategi marketing dan promo-promo yang diberikan, bahkan terkait urusan dapur harus mendapat perhatian khusus. Bayangkan saja suatu restoran tanpa dapur yang terorganisir dengan baik? Pasti akan kacau dan berantakan!

Manajemen dapur restoran merupakan suatu sistem yang mengatur dan mengontrol hal-hal terkait operasional dan manajemen dapur dalam suatu bisnis restoran. Banyak sekali manfaat dan peran dari manajemen dapur restoran. Ulasan di bawah ini akan memberikan paparan informasi lengkap terkait hal-hal yang harus diperhatikan dalam manajemen dapur restoran. Simak informasi selengkapnya!

BACA JUGA : Ini Dia 5 Usaha Kuliner yang Menguntungkan di masa pandemi

  1. Penerapan Sistem Manajemen Inventaris

Restoran harus mempunyai persediaan stok yang memadai untuk digunakan selama restoran beroperasi. Jumlah stok haruslah cukup untuk memenuhi kebutuhan pelanggan, tidak boleh terlalu sedikit dan tidak boleh terlalu banyak. Bukan hal yang menguntungkan jika restoran kamu kehabisan stok di dapur saat pesanan sedang tinggi, atau malah stok terlalu berlebih hingga mencapai masa kadaluarsa hingga tidak bisa digunakan lagi. Di sinilah peran manajemen persediaan atau biasa dikenal dengan inventory management, dimana hal ini akan memegang peranan penting dalam menjaga jumlah stok dan kualitas produk secara umum.

Dalam memudahkan pekerjaan, restoran masa kini cenderung mempercayakan manajemen persediaan kepada software teknologi restoran. Teknologi yang digunakan umumnya berupa satu sistem terintegrasi yang menghubungkan gudang tempat bahan baku dan dapur pusat. ESB Core yang didukung fungsi ERP dapat menjadi salah satu software yang kamu pilih dan gunakan di restoran kamu untuk menjalankan manajemen inventaris dengan baik, cepat, dan akurat.

  1. Perhatikan Menu Restoran kamu

Menu dalam bisnis restoran merupakan hal inti dan pokok yang dijual kepada pelanggan. Oleh karena itu, kamu perlu memastikan menu yang akan kamu tawarkan kepada pelanggan adalah menu yang sudah direncanakan dan disiapkan dengan baik. Jangan sampai kamu menghabiskan modal untuk bahan baku suatu menu yang tidak laku terjual. Jika hal ini terjadi, kamu harus mengganti menu dengan varian menu lainnya yang lebih disukai pelanggan. Informasi semacam ini dapat kamu kumpulkan dengan baik jika catatan penjualan kamu tersusun dengan rapi, hal ini dapat dilakukan dengan baik oleh software yang didukung oleh fungsi ERP.

  1. Gunakan Peralatan Dapur Terbaik

Strategi pemasaran sudah disusun, rencana menu sudah dibuat dengan matang, bahan baku sudah disediakan dengan efektif dan efisien, namun bagaimana dengan peralatan dapur yang kamu gunakan? Karyawan yang ahli dalam mengolah bahan baku hingga menyajikan makanan tidak optimal rasanya jika tidak didukung dengan peralatan dapur yang baik. Pastikan kamu membantu mempermudah kerja staff kamu dengan membeli peralatan dapur berkualitas tinggi sesuai dengan kebutuhan restoran kamu. Jangan lupa pastikan karyawan kamu memahami SOP dan perawatan setiap peralatan dapur yang ada supaya semuanya dapat lebih awet digunakan.

  1. Jaga Kebersihan Dapur

Salah satu bagian yang sangat penting dan tidak boleh diremehkan dari proses manajemen dapur adalah kebersihan dapur itu sendiri. Dapur adalah tempat setiap menu yang disajikan oleh restoran kamu diolah dan dimasak sebaik mungkin. Sudah sewajarnya dapur kamu dikelola dengan baik, dengan pengorganisasian yang rapi dan penggunaan peralatan yang rapi. kamu dapat melakukan evaluasi atau pemeriksaan secara rutin untuk memastikan kebersihan dapur restoran kamu terjaga dan terawat dengan baik. Ingat, dapur yang kotor merupakan sarang kuman dan penyakit loh! Tidak mau kan jika pelanggan kamu sampai keracunan atau sakit perut karena mengkonsumsi makanan kotor dari restoran kamu?

  1. Penggunaan Kitchen Display System (KDS)

Sebelumnya, KDS sendiri adalah sistem pemesanan dan informasi di dapur. Adanya KDS akan memudahkan karyawan kamu dalam mengelola dan mengatur antrian makanan, sehingga karyawan di dapur restoran kamu bisa berfokus menyuguhkan makanan terbaik bagi pelanggan. Umumnya, teknologi KDS akan terintegrasi dengan teknologi POS, untuk meningkatkan sinergi antara waiter dan chef. Contohnya, pada ekosistem teknologi restoran milik ESB, ESB Kitchen sebagai teknologi KDS terintegrasi dengan ESB POS, sehingga restoran yang menggunakan ekosistem ESB tidak lagi terkendala masalah komunikasi antara waiter dan chef!

Wah menarik bukan? Ternyata dari hal yang terlihat sederhana, dapur, bisa menjadi masalah berkepanjangan di suatu bisnis restoran jika tidak disertai dengan manajemen yang baik. Manajemen dapur restoran wajib mendapat perhatian lebih lebih oleh para pelaku bisnis restoran. Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, perlu adanya teknologi untuk memudahkan segala urusan dan sistem mulai dari meja kasir hingga ke dapur restoran, teknologi ini akan memegang peranan penting dalam operasi dan manajemen bisnis. 

ESB bisa kamu pilih sebagai partner solusi bisnis restoran kamu, dalam menciptakan ekosistem bisnis F&B yang lebih praktis, aman, dan nyaman. Dilengkapi dengan beberapa produk mulai dari ESB POS, ESB Order, ESB Core, ESB Kitchen, dan lain-lainnya, teknologi ini akan memudahkan berbagai pekerjaan kamu. Informasi selengkapnya terkait ESB dan berbagai fitur serta produk yang ditawarkan, kamu dapat mengunjungi laman website resmi perusahaan di esb.id.

 

Leave a comment